banner 728x250
Horror  

Cerita Horor Misteri 15 Bersaudara (Kisah Nyata) PART 2

Horor

Sepulang dari sungai dengan membawa batu kecil temuannya, Winih lalu menunjukan batu itu kepada Budi dan Tanti. Bagi Winih mereka berdua bukan cuma anak, tapi adalah tempatnya berbagi cerita, karena cuma mereka saat ini yang bisa membantu dan mendengarkan cerita Winih, sementara anak2nya yang lain masih terlalu kecil..

“Bud, ibu tadi dikali melihat ini, lalu ibu ambil..”

banner 336x280

“Apa ini bu?”, sambil mengamati batu kecil yang dipegang ibunya

“Iihhhh…ada gambar orangnya bu..” imbuh Tanti.

.
.

Horor

“Ibu simpan saja dulu ya, mungkin memang ada penghuninya” Winih pun menyimpan batu itu didalam lemari pakaian usang yg sudah tak berpintu..
.
Malam harinya, Winih bermimpi didatangi seorang lelaki tua bersorban yg membawa tongkat ditangan kirinya, dia berjalan mendekati Winih dan mengatakan sesuatu padanya,

“ijinkan aku ikut kamu, kamu memiliki hati yang bersih, aku bisa membantu apa saja yang kamu inginkan..”

Tapi, dalam mimpipun Winih masih sadar jika dia tidak menginginkan apapun, apalagi harta duniawi. Walaupun Winih minim ilmu agama dan sedang dalam keadaan susah, dia tau bahwa meminta bantuan jin adalah hal yang salah..
.
“Siapa namamu..?kamu boleh ikut aku, tapi carilah makan sendiri, aku tidak bisa memberimu apa2, hidupku saja sudah susah, jadi jangan menambah beban hidupku”. Jawab Winih
.
“panggil aku Ki Sabto, Mintalah padaku, aku akan membantumu..”, jawab ki Sabto padanya.

Tapi, Winih jelas menolak dan menjawab “Tidak, aku tidak meminta apapun, aku hanya minta anak cucuku kelak tidak memiliki hidup yang mengenaskan sepertiku, cukup aku saja yg mengalami ini..”

Baca juga:  Pertemuan dengan Shinta sosok Kuntilanak Sumatera Barat PART 2

Ki Sabto hanya tersenyum mendengar jawaban Winih, lalu menghilang dalam mimpinya..

“Hah!” Dengan keringat dingin, Winih bangun dari mimpi. “syukurlah cuma mimpi”,gumamnya.

Namun mimpi itu sangat membekas baginya. apakah mimpi itu ada artinya? apa benar laki laki tua bersorban itu menemuinya lewat mimpi?.. Hingga pagi tiba, Winih masih saja memikirkan mimpinya itu, lalu menceritakan mimpinya kepada Budi..

“Bud, ibu mimpi didatangi laki laki bersorban yg ada didalam batu, dia bilang mau ikut ibu dan bisa membantu kita..”

“Benarkah bu?, apa benar dia bisa membantu kita?, apa ibu punya cara untuk memanggil Sumirah agar masuk kedalam raga ibu, jadi aku bisa tanya dia?” sambung Budi.

“Mungkin bisa,,” jawab Winih asal, lalu dia memejamkan mata sambil memanggil Sumirah dalam hati, sekali dua kali dia mencoba, tapi dia blum bisa memanggil Sumirah, sampai ketiga kalinya, dia merasakan berat di belakang lehernya, lalu tiba2 dia berdehem keras..

“eheemmm…kenapa memanggilku?” Sumirah sudah hadir di tubuh Winih.

.
“eheemmm…kenapa memanggilku?”

Dengan takut, Budi menjawab “Aku.. Aku ingin bertanya, siapa laki laki tua yg ada dibatu yang ditemukan ibuku?”
.
Sumirah terkekeh,
“dia Ki Sabto, ilmunya jauh lebih tinggi dibanding golongan biasa seperti kami, badan ibumu adem, dan hatinya baik, jadi ki Sabto ingin ikut ibumu. Kalau dia mau, dia lebih mudah membantu ibumu menjadi kaya, tapi ibumu bodoh! selalu menolak tawaran kami”, jawab Sumirah.

Baca juga:  Cerita Horor Desa Terpencil : Gending Alas Mayit

Budi yg ketakutan dan tidak tau harus menjawab apa, hanya bisa berkata
“baik,terimakasih sudah memberi tahuku, sekarang keluarlah dari raga ibuku”.
.
Anehnya, Sumirah menurut. Beberapa menit kemudian Winih tersadar dan seperti biasa, dia merasa sangat pusing bahkan mual, mungkin karena gesekan energi antara dia dan Sumirah tadi. Lalu Budi menceritakan semuanya kepada ibunya. Setengah tidak percaya, Winih masih bingung kenapa semua mahluk halus ingin “ikut” dengannya, bahkan sekarang ada ki Sabto yg konon ilmunya lebih tinggi dari Sumirah dan roh anak kecil yg sudah lebih dulu ikut bersamanya..
.
***
.
.
Minggu demi minggu berlalu, tak ada yg berubah dari kehidupan ekonomi Winih dan keluarganya. Anak2nya masih sering kesulitan makan, bahkan tidak jarang tetangga2nya yg merasa iba datang sekedar memberi sedikit makanan untuk anak anaknya.

Hingga akhirnya, lagi lagi Winih kembali hamil dan melahirkan berapa bulan kemudian, ditahun 1983 anak Winih lahir, kali ini kembar perempuan..

Trauma kembali menghampiri Winih, takut Radjiman akan menitipkan anak kembar mereka ke panti asuhan seperti dulu.

Ternyata ketakutannya mnjadi kenyataan, hanya saja sekarang Radjiman bersikap sedikit lebih halus dgn membujuk istrinya itu untuk menitipkan anak kembar mereka.

“Win, kita masih dalam keadaan sulit.. kita tak mungkin bisa mengurus anak kembar ini, kita titipkan saja ke panti ya?.. aku kasihan melihat keadaanmu seperti ini”,ucap Radjiman kepada istrinya.
.
Dengan tangis bergetar Winih menjawab “Tidak.. jangan mas, jangan pisahkan aku lagi dengan anak anakku, aku tidak saggup mas,tolong jangan..”.

Baca juga:  Cerita Horor Terror di Gunung Ciremai, Akibat Buang Pembalut Sembarangan!

.
Karena merasa Winih tetap akan keras kepala mempertahankan anak kembarnya, Radjiman kembali murka, dia memaki maki Winih dan tetap berniat menitipkan anak kembar mereka ke panti asuhan, anak2 mereka yg lain ikut menangis melihat ini.

Sementara Budi, Tanti dan Arti (anak ke-3) berada disamping adik kembar mereka, sambil menangis Tanti berkata kepada Arti,

“Ar,, mereka belum genap sebulan, masak mau ditaruh panti lagi sama bapak, aku gak tega liatnya Ar..”

Dengan tangis yang sama Arti menjawab, “Iya mbak, aku juga gak tega, kasian mereka, kasian ibu juga. Bagaimana kalau besok kita ikuti bapak mbak? pas nganter kembar ke panti, setidaknya kita bisa lihat mereka untuk terakhir kali, atau mungkin nanti kita bisa jenguk mereka di panti setiap hari..”, usul Arti yg trus di iyakan oleh Tanti dan Budi.

Esok harinya, Radjiman pergi pagi pagi sekali, sudah dapat ditebak dia pasti akan ke panti asuhan dan mengutarakan niatnya ke pihak panti. Beberapa jam kemudian, dia kembali pulang bersama dua orang petugas panti. Winih yang mengetahui hal itu menangis sejadi jadinya, tapi lagi lagi dia tidak bisa berbuat apa apa selain menuruti keinginan suaminya.

 

NEXT    1   2   3   4   5

 

banner 468x60
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »