banner 728x250

Pertemuan dengan Shinta sosok Kuntilanak Sumatera Barat PART 2

Kuntilanak Cantik Sumatra Barat

Setelah percakapn kecil dengan shinta dan memasukan anjing tadi ke dalam tenda, saya dan shinta menuju ke kediaman shinta,terlihat pintu besar dangan 2 penjaga disana. kami kemudian memasukinya dan lanjut manaiki sebuah kereta megah dengan kuda putih yang tampak kuat.
.
.
kemudian kami berjalan menuju taman yang luas dan begitu banyak kunang2… pemandangan yang sma sperti yang saya lihat sblmnya, hanya saja ada banyak wanita wanita yang menunduk ketika menyadari kehadiran kami. Selanjutnya kami menuju ke sebuah bangunan yang tak begitu besar namun terlihat megah.sekeling bangunan dijaga oleh wanita wanita berbaju zirah dan bersenjata.
.
.
Kami turun dari kereta kemudian memasuki bagunan tersebut, ditengah2 ruangan tedapat ranjang yang mewah dan ada ruangan kecil deblakangnya bbrapa meter jauhnya,sperti mushola didalam rumah tapi tertutup rapat.. .
shinta meminta saya masuk ke ruangan tersebut, “masuklah dan berbaringlah” kata shinta. saya ikuti ucapannya.”tutup matamu dan ikuti ucapan saya”Shinta melanjutkan.
.
saya ikuti apa yang shinta katakan(sperti mantra2),dan tiba tiba saya merasakan kantuk luar biasa sperti ketika bertemu wanita kekar yang menjemput saya dan rekan rekan saya dulu
.
.
Kemudian saya berada di ruangan dengan kilauan cahaya, saya keluar dari sana dan saya melihat shinta tersenyum sambil menyodorkan tangannya. saya pegang tangan shinta dan berdiri,disitu saya melihat raga “saya” sendiri tengah tertidur…
.
Sambil memegang tangan saya,shinta berjalan menuju ke tengah ruangan yang terdapat ranjang yang mewah.kami berdua duduk dan bercengkrama beberapa saat sampai kemudian datanglah 2 dari 4 pengawal pribadi ibunda shinta menjemput kami.
.
Setelah keluar dari bangunan kecil nan megah tersebut,tampak 2 sosok bajubah merah dan bercadar. Kami berjalan dan masuk ke dalam kereta diikuti 2 pengawal berjubah merah tadi (karena nnti akan sering di sebut, kita sepakati pengawal merah ini saya beri nama “Sirah” aja)

Dan dimulailah perjalanan diplomasi, menuju kerajaan Orang Bunian…
.
.
Saat ini dan seterusnya wujud shinta sudah berubah ke bentuk asli,bermahkota,perhiasan dan pakian putih berselendang. Dalam bntuk tersebut,para penghuni kerajaan ibunya sangat menghormati shinta,tak terkecuali makluk2 dari 2 krajaan lain karena ini adalah “identitas kedudukan” Shinta.
.
Saya, shinta dan 2 Sirah menuju ke kerajaan orang bunian,kami brjalan sangat pelan sembari shinta memegang tangan saya di susul 2 sosok Sirah diblakang. Setelah perjalanan tersebut berlangsung beberapa saat, saya bisa merasakan semua pepohonan dan sekeliling seperti bergerak sangat cepat dan kemudian kembali melambat hingga akhirnya seperti kecepatan jalan yang normal.. dan dihadapan saya saat itu ada sebuah gua besar..
.
.
.
Saat itu kami tepat berada di depan gua yang sangat besar,kami mulai memasuki gua tersebut,baru sampai di mulut gua,saya mendengar suara berdesis bergema didalam gua, saat itu pula kedua Sirah melangkah kedepan saya dan shinta.
Terlihat oleh kami sepasang mata besar berwana kuning kemerahan “wah wah.. ada apa ini seorang putri dari….. (nama ibu shinta yang tak bisa saya sebutkan) berkunjung kemari??…”sosok mata tersebut berucap dan perlahan menampakan wujudnya…
.
.
Sungguh pemanandangan yang tak bisa saya percaya,sosok tersebut adalah ular betina berkepala manusia,gemuk dan berwajah sangat mengerikan…ketika menyadari keberadaan saya,.”SEORANG MANUSIA BERANI DATANG KEMARI???!!!”ular itu berkata dengan keras dan menggelegar. Dengan cepat sosok ular itu menghampiri saya seakan dia murka serta hendak menerkam saya!
.
Beruntung, saat itu pula dengan sigap salah satu Sirah menghentikan ular besar tersebut.. .”MINGGIR!!!”bentak ular tersebut . Namun Sirah tetap tak bergeming dan tetap berada di posisinya, seketika benturan keras terdengar sperti suara gemuruh seolah olah goa akan runtuh… dan akhirnya kedua nya terpental mundur. .
.
“hentikan wahai penjaga gua,kami hanya ingin lewat,”shinta mengatakan dengan wibawanya.
.
“TAK SEKALIPUN MANUSIA PERNAH MELEWATI WILAYAHKU, KECUALI ITU UNTUK MANGSA KAMI!!!”
.
.

banner 336x280

tak berlangsung lama, gerombolan ular2 berdatangan namun lbih kecil dari ular berkepala manusia tadi ,kecil yang saya maksud masih sangat besar untuk dibandingkan dengan ular pada umumnya.. ular2 tersebut memiliki tubuh sebesar pohon kelapa, semua ular tersebut masih berwujud ular secara utuh dan hanya ular betina itu yang bertubuh semi manusia. “tujuan kami ingin mengunjungi kerajaan orang bunian,melewati gua ini adalah cara tercepat, ijinkan kami lewat”.shinta menjelaskan.
.
“TIDAK BISA!”bentak ular betina itu. “KALIAN BOLEH LEWAT TAPI TINGGALKAN MANUSIA ITU DISINI!” dengan melirik saya ular itu melanjutkan.
.
“maksud kamu saya harus meninggalkan suami saya dimakan oleh kalian?”,shinta berkata sembari memasang wajah murka,wajahnya yang cantik dan manis tersebut menjadi dingin dan menyeramkan.. wujud kaumnya saat merasa terancam.
.
.
“SUAMI?,.HAHAHA,TERNYATA BEGITU,”ular tersebut tertawa dan bergema di seluruh gua.”BAIKLAH UNTUK KALI INI PENGECUALIAN,SILAHKAN PUTRI HUTAN”dengan senyum sinis ular tersebut mempersilakan kami memasuki goa.
.
Jujur saya masih merasa terancam saat itu meski diperbolehkan melewati goa. “tak perlu khawatir 2 Sirah yang di perintahkan ibunda menyertai kita sangatlah kuat,”Shinta mengerti kegelisahan saya dan menengkan.
.
.
Kami terus memasuki goa tersebut. Dari luar memang goa ini terlihat begitu gelap, tapi didalm goa masih ada sdikit cahaya dari pantulan dinding2 serta langit2 goa.. selang beberapa waktuu, akhirnya kami keluar dari goa… Dan suasana skitar pun berubah,tampak sama sperti hutan pada umumnya tapi lebih sunyi dan agak terang,
.
“Kita sampai.. inilah wilayah orang bunian”ucap Shinta.
.
.
Menurut shinta, antar kerajaan di hutan Pasaman ini sebenarnya membutuhkan waktu cukup lama untuk melaluinya, namun dengan melewati goa ular tadi, itu jadi semacam jalan pintas dimensi antar kerajaan..
.
Kamipun mulai berjalan di hutan dalam kekuasaan kerajaan orang bunian tersebut. Ketika itu juga, saya melihat beberapa orang dengan postur agak pendek dengan pakain sama sperti manusia gunakan,dan mirip skali dengan manusia.. namun tampang nya saja yang agak aneh mereka terlihat sprt dwarf tapi alis menyatu dan tak ada garis mulut dibawah hidung.

Baca juga:  Pertemuan dengan Shinta sosok Kuntilanak Sumatera Barat PART 1

.

Shinta bertanya kepadaa orang tersebut dan kami bercakap2 bbrapa saat, kemudian kami diatar ke perkampungan mereka.
.
Tak ada hal istimewa yang saya lihat,sperti perkampungan pada umumnya. Disana kami dipertemukan oleh “tetua”,posturnya tak jauh beda, hanya rambut yang putih tapi alisnya berwarna merah,saya memperkenalkan diri dan begitu pula shinta,kami menjelaskan kedatangan kami. Setelah memahami maksud kami, tetua perkampungan tersebut mengajak kami untuk bertanya ke raja mreka,yaitu ada di puncak bukit.
.
.
Dalam perjalanan, tetua menjelaskan bahwa saya bukan manusia pertama yang pernah singgah. Selang 2 jam,kami sampai di puncak bukit. Disana trlihat dinding yang tinggi dan pintu gerbang yang terbuat dari emas.tak ada penjaga luar sama skali,tetua membunyikan lonceng yang ada diantara pintu megah itu. suara lonceng yang kecil itu terdengar nyaring,dan bbrapa saat pintu dibuka,keluar seseorang dari gerbang,namun tak pendek sperti yang lain,postur tubuhnya sama sperti manusia,namun alisnya menyatu dan tidak bergaris dibawah hidungnya. Ia adalah penjaganya.
.
Sesaat, tetua bicara kepada penjaga gerbang,kemudian kami di suruh untuk menunggu. baju dan perlengkapan penjaga gerbang tak sperti di kediaman shinta,mereka berpakaian rapi dan formal. sesaat kmudian penjaga gerbang membuka pintu sepenuhnya dan mempersilahkan kami masuk.
.
.
Ketika melewati gerbang, pemandangan yang saya saksikan sperti sebuah kerajaan modern,orang orang beraktifitas sperti manusia. Desain dan bentuk2 rumahnya lbih ke nuansa islami dan rata2 terbuat dari emas. Kami dipandu oleh penjaga tersebut (tetua tdi tidak ikut kami)menuju bangunan kubah besar sperti masjid.
.
Penjaga gerbang tersebut mempersilakan kami untuk masuk dan berlalu pergi. Kami mendekati bangunan tersebut dan sampai didepan pintu. Taklama, pintu terbuka dengan sendirinya, kami pun masuk dan tiba tiba..
.
“Assalamualaikum….” semua yang berada di ruangan tersebut serentak mengucap salam. saya pun lansung menjawabnya “waalaikum salam”.
.
kemudian saya melirik shinta, shinta pun balas memandang saya balik. Seolah mengerti, shinta pun mengikuti ucapan salam saya barusan.”wa-al-aik-um sa-lam” jawab shinta terbata bata.

.

Tampak diruangan tersebut orang orang berjubah dan bersorban layaknya wali songo..tak ada singgasana, semua duduk bersila sejajar sama rata…
.
salah seorang diantara mereka kemudian berdiri dan tersenyum,”senang bertemu dengan putri anak dari…(nama ibunya shinta)”
.
setelah percakapan kecil, kami dipersilahkan memasuki sebuah ruangan, sperti sbuah ruang untuk tamu. “perkenalkan saya adalah tori,sya dari…(sbuah perkenalan yang detail,mengenai saya tinggal dan perkejaan saya)dan disamping adalah yang sudah anda kenal sebelumnya, adalah shinta, istri saya”begitu saya menjelaskan.
.
“saya pemimpin umat disini,nama saya Salim” (bukan nama sebenarnya dari pemimpin tersebut. Saya dilarang memberitahukannya, termasuk juga nama asli ibunda shinta).
.
“Saya sungguh takjub seorang manusia mampu memperistri putri dari… (nama ibu shinta)dan tdi putri juga sempat mengucap salam,apakah putri sudah menjadi mualaf? “.salim lanjut bertanya.
.
.
“saya hanya mengikuti kehendak suami saya,”jelas shinta.
.
“Hoho, sungguh sungguh selamat kamy putri,”ucap Salim dan sesekali tertawa.
.
.
Kemudian Saya menjelaskan kedatangan kami. Mencari 11 pendaki yang hilang di hutan. Dan mengenai saran dari ibunda shinta untuk menanyakannya ke kerajaan Bunian. Namun Salim pun tak mengetahui 11 orang tersebut,tetapi mungkin ada salah satu kaumnya yang bisa saja memiliki andil pada hilangnya orang orang tersebut… Salim menjelaskan, bahwa ada beberapa suku bunian yang berada dalam pengawasan nya. Tidak hanya seperti yang saya lihat, tapi juga menyebar dipenjuru hutan ini.
.
Kami masih berada di ruangan Salim,berbagai pertanyaan saling kami utarakan, hingga Salim yang balik bertanya kepada kami berdua..
“tahu kah kalian,.bolehkah/sah kah dimata Allah suatu makluk menikah dengan makluk yang berbeda sperti hal nya kalian?” dengan tersenyum salim berikan pertanyaan,
.
“saya tidak tahu soal itu,mohon berikan petunjuknya”.saya berkata penuh penasaran.
.
Tapi shinta lantas menjawab dengan nada meninggi .”saya tidak peduli,tak ada yang berhak melarang saya untuk memilih!”.shinta menegaskan.
.
.

Baca juga:  Cerita Horor Air Terjun Pengantin PART 1

“hohoho,tenang dlu putri,perkataan saya bukan bermaksud untuk melarang/mencegah hubungan kalian,saya hanya ingin menjelaskan.. baikkah, sah kah jika menikah berbeda ras/makluk?dalam islam ada yang menyebutkan haram,ada pula yang berkata itu makruh.
Tapi menurut saya itu sah,asalkan 2 makluk tersebut beragama islam, walaupun kondisinya tetap makruh,”dg tersenyum salim menjelaskan. “ada dari kaum saya yang menikah dengan manusia,tapi tak banyak,karna tidak semua manusia mampu.”lanjut salim.
*Edit admin : dalam hal ini pendapat salim salah ya. Pernikahan antara manusia dan jin adalah Haram. Tidak memenuhi rukun dan syarat suatu pernikahan dan kodrat manusia.
.
.
“berarti sah kah pernikahan kami jika Shinta menjadi mualaf?”tanya saya.
.
“Sah akan tetapi makruh,dan mungkin akan berdampak negatif untuk masa depan kamu”.jelas salim.
.
“saya tak keberatan jika kamu ingin menikah dengan manusia,”shinta berkata dan menoleh ke arah saya.
.
Saya hanya tersenyum kecil serta memegang tanganya.
.
.
Setelah panjang lebar penjelasan shinta akhirnya masuk mualaf dibimbing oleh orang orang bunian tersebut.
.
Dalam penjelasan salim ada 2/4 suku bunian…
.
.
pertama yang kami temui, yaitu bunian yang pendek layaknya dwarf,
.
kedua yaitu suku bunian yang ukurannya lbih kecil lagi seperti kurcaci (suku ini cenderung lebih sering ingin menyendiri,jarang manusia melihatnya, bahkan mungkin blm ada yang pernah lihat secara utuh
.
ketiga,sama layaknya dwaf tetapi sekujur tubuhnya berbulu layaknya monyet.(ini adalh suku bunian yang sering memperlihatkan wujudnya ke manusia,yang jahat biasanya menculik dan menyesatkan orang, sdgkan sebaliknya yang baik akan menolong orang).
.
dan yang terakhir suku bunian yang kami singgahi,suku yang peradabanya modern,cerdas dan hampir mirip skali manusia.
.
.
Sambil berikan penjelasan panjang lebar, kami dan Salim sembari berjalan keluar bangunan,begitu banyak orang tetapi tak menghiraukan kami. Setelah panjang perjelasan akhirnya kami dan salim menemui titik terang,3 dari 11 orang yang hilang diketahui memang berada di wilayah perkampungan bunian,salim memberikan jaminan kepada kami..
.
“jangan khwatir, saya pastikan bahwa ketiga manusia tersebut akan kembali dengan selamat..”
.

Mendengar penjelasan yang penuh keyakinan salim,membuat saya yakin dan percaya dengan yang ia sebutkan. Cukup lama kami berada di wilayah salim sebelum kami pergi meninggalkan kerajaan bunian tentunya setelah dipastikan ke 3 dari 11 orang tersebut aman.lantas dimana sisa ke 8 orang? Salim pun seblmnya menebak2 bahwa 8 orang sisanya kemungkinan besar berada di wilayah siluman harimau atau lebih tepatnya dalam wilayah kerajaan Inyiak Rimbo.. dan untuk kesana, salim pun peringatkan kami untuk berhati2.(sbenarnya kami sangat lama berada di suku bunian,kami berkeliling dan bertemu berbagai suku bunian,ya saya persingkat saja biar tak bertele2)
.
.
Setelah kami meninggalkan kerajaan bunian,kami berencana untuk langsung mengunjungi kerajaan Inyiak Rimbo. Namun karna lama nya kami di alam suku bunian serta memperhitungkan waktu didunia manusia,akhirnya kami melanjutkan dilain hari.
.
.
Kami keluar dari wilayah suku bunian dan kembali memasuki sebuah goa. sampai di mulut gua saya merasakan aura kuat skali sperti aura ancaman,tentu bukan saya sendiri yang merasakan,salah satu Sirah melangkah di depan saya dan Shinta,dan Sirah satunya berjaga di belakang.
.
.
Perlahan kami melangkah memasuki goa.. terdengar suara berdesis banyak skali,tanpa kami sadari kami sudah di kelilingi begitu banyak ular2 sebesar pohon kelapa. Warnanya pun beraneka ragam.. putih,hijau,merah,belang dan bermacam macam.. tapi tak ada sosok ular betina berkepala manusia yang sebelumnya mengancam saya.
.
Kemudian dengan cepat dari belakang kami sosok ular hitam legam mencoba menyerang kami suara gemuruh ular besar hitam itu mendekati, beruntung, dengan mudah Sirah menangani sperti kilatan yang sangat cepat,ular tersebut sudah terpotong2 bbrapa bagian.
.
.
Smakin banyak suara berdesis seakan mendekat dan mengepung kami, 2 Sirah berlari mengitari kami seakan membentuk pelindung. Cara ini sukses, setiap ada ular yang jaraknya terlalu dekat dengan saya dan shinta seketika akan terpotong.
.
saya dan shinta kemudian lanjut terus berjalan seolah tak ada gangguan sdikitpun.. dan selama perjalanan di dalam goa para Sirah terus membantai ular2 yang mencoba menyerang,hingga kami sampai di mulut goa…
.
.

Baca juga:  Cerita Horor Misteri 15 Bersaudara (Kisah Nyata) PART 2

Shinta kemudian perintahkan seorang Sirah untuk masuk kembali ke goa,ntah apa yang di lakukannya, tak lama kemudian Sirah itu keluar dan kami segera pergi dari gua tersebut.
.
“Kenapa kamu suruh Sirah kembali masuk dalam goa barusan?”. Sambil tersenyum Shinta menjawab,.”saya hanya minta dia untuk bantai ular2 yang berusaha menyerang kamu suamiku,”
.
.
Setelah melalui perjalanan kmi akhirnya sampai di kediaman Shinta,setelah ketemu ibunda shinta serta bercakap2,kemudian saya kembali ke ruang dimana tubuh asli saya berada.
.
Kmudian saya menuju ke tenda dengan shinta mengikuti saya.
Didalam tenda, orang yang saya temui mlm itu masih tertidur, begitu pula anjingnya. waktuu itu hari masih pukul 3/4 Shinta ttp berada di samping saya,meski jika siang tak terlihat dia tetap berada disamping saya. saya menjelaskan kepada shinta bahwa saya tak lgi di tugaskan di hutan tersebut,dan meminta untuk mengakhiri saja pencarian,tetapi shinta menolak,karna sudah berjanji kala itu akan membantu hingga ditemukan, dan saya pun minta waktuu untuk persiapkan segalanya.shinta hanya mengangguk tersenyum.
.
.
Pagi pun tiba,saya membangunkan uda yang waktuu mlm itu sya temukan. kami sarapan kopi sambil ngobrol2 dan kemudian bersama keluar hutan. Ketika kami sampai di pertengahan jln,saya meminta uda tersebut untuk menuju perkampungan saja,jgn muncul di post jaga.
.
“uda, udah 4 hari uda ddalam hutan,jdi nnti jika bertemu warga katakan jika uda sudah 4 hari didalam hutan,kita berpisah disini ya uda ikuti saja arah yang saya jelaskan. Tidak sampai malam, uda pasti sudah tempat warga”.(yang di rasakan uda itu baru 1hari 1mlm sbenarnya,tapi kenyataan dia sudah 4 hari) saya menjelaskan sambil menunjukan arah menuju kepedesaan terdekat.
.
setelah uda tadi paham, akhirnya kami berpisah. saya tidak mau membawa uda bersama saya dikarenakan saya tak ingin ribet menjelaskan,toh saya juga sudah tak lgi masuk jdi tim pencari. siapa uda tersebut dan saya jelas tak akan sebutkan namanya,ini menyangkut privasi.
.
.
Dan langkah terakhir pencarian demi shinta yang memenuhi janjinya, akhirnya kami mengunjungi kerajaan paling berbahaya.. para sesepuh penunggu hutan yang mampu menjelma menjadi harimau buas..
Kerajaan Inyiak Rimbo..
.
.

 

NEXT         1                   

banner 468x60
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »