banner 728x250

Pertemuan dengan Shinta sosok Kuntilanak Sumatera Barat PART 1

Kuntilanak Cantik Sumatra Barat

Semua berjalan sebagaimana yang terjadi. Niat kami untuk membantu orang lain, nyatanya menjadi jalan bagi saya bertemu dengannya, sebuah kisah yang diluar nalar, namun saya mengalaminya sendiri..
.
.
Sebelumnya, kenalkan saya tori, saya anggota SATBRIMOB, saya asli jawa keturunan kraton jogja. Umur saya saat cerita ini saya tulis adalah 31 tahun.
.
Cerita ini berawal saat saya bertugas di salah satu sumatera barat, selang 2-3 bln kami ditugaskan untuk evakuasi di daerah hutan/pegunungan daerah Pasaman. Kasusnya adalah sekelompok orang yang terdiri dari 11 orang hilang di hutan pasaman. Diduga mereka adalah para pendaki yang tersesat karena memang daerah itu kerap untuk camping/tempat mendaki untuk pemula. .
.
Saya dan rekan2 sebut saja mereka bon, jony, romy, inal dan dayat, kami menuju ketempat tersebut sesuai perintah. Sesampainya disana, kami disambut oleh beberapa tim SAR dan warga sekitar. Selain itu ada juga bebrapa anggota TNI tapi mereka ditugaskan pada lokasi pencarian yang berbeda..total kurang lebih ada 30 orang dari kami termasuk warga dan Tim SAR yang mengusahakan pencarian saat itu.
.
Pagi itu hari senin jam 9 pagi, maaf sebelumnya tapi tanggal dan bulan kejadian ini tidak bisa saya sebutkan, yang jelas 3-4thn yang lalu, pagi itu kami mulai memasuki hutan. Demi efektifnya pencarian, dari 30 orang kami bagi menjadi 6 kelompok.
.
pagi itu terasa biasa saja tak ada keganjilan sama skali, 3 jam lebih kami masing masing kelompok melakukan pencarian namun masih belum ada hasil.
Tidak ada gangguan yang berarti, ya kalau dalam perjalanan bertemu hewan berbisa itu sudah lumrah, bahkan ada dikelompok lain ada yang dikejar2 babi hutan. Ketika hari mulai siang, kami istirahat untuk makan, dan kami kembali ke post tim SAR untuk ambil perlengkapan lebih, serta bbrapa anjing pemburu demi penunjang pencarian.
.
Kami melanjutkan kembali jam 3 sore, dan kali ini kami hanya 4 kelompok yang melakukan pencarian total 20 orang,.
Hari itu cuaca gerimis cukup membuat kami sdikit ksusahan dengan medannya yang becek dan licin. Namun kembali hasilnya nihil. .
hari mulai gelap pula, akhirnya kami buat tenda ditempat terbuka diatas bukit. mula dari sinilah suasana mistis makin terasa…
.

Malam pun tiba dan hari masih gerimis agak lebat disertai kilat, hawa dingin menusuk sampai ke tulang. Dikarenakan cuaca yang tidak memungkinkan, terpaksa kami hentikan pencarian dan berkumpul di tenda masing masing. Tenda kami ada 2 dan cukup besar. 1 tenda cukup untuk 10an orang lebih. Kami berukumpul dengan ditemani kopi dan rokok,ada pula yang nyeduh mie instan,main kartu remi,ada pula yang tidur.
.
Waktu terus berlalu.. kira kira jam 10an mlm,saya melihat dari dalam tenda salah seorang dari tenda sebelah keluar, mungkin buang air kecil. karna tenda kami ada jendela transparannya jd bisa liat dari dalam tenda,..saya palingkan pandangan dan lanjut mengobrol. Selang bbrapa jam tenda seblelah mulai gaduh, sementara saya menyadari orang yang keluar waktuu itu tak kunjung kembali.
.
kami pun keluar tenda semuanya akibat kegaduhan tadi,tak terkecuali yang asik tidur pun juga kami bangunkan,..anjing yang tdinya tidur dengan tenang mulai berisik saling melolong dan menyalak, total ada 4 anjing pemburu yang kami bawa.
.
saat kami keluar dari tenda,hujan masih gerimis kecil2,dan suasana sebenarnya masih mencekam, namun bagi saya sudah “wajar”, karna sudah terbiasa jika hanya melihat bayangan putih/hitam melintas mondar mandir.. ya namanya juga hutan.
.
Kami smua manggil2 nama sultan(nama aslinya lupa, ia adalah warga yang tadi keluar dr tenda). Bersamaan, anjing kami menggonggong keras kearah pohon yang jauh dri kami, disana kami melihat sultan berdiri. Salah satu dri kami hendak menghampiri, tapi sultan malah menjauh masuk kedalam hutan. Akhirnya 3orang dari kami, bon,jony dan romi mengejar serta memanggil nama sultan dan yang lain tetap di dekat tenda menunggu.
.
Bbrapa saat kemudian mereka kembali bersama sultan,..tapi anehnya sultan terlihat pucat. saya yakin ada yang aneh,kemudian saya bertanya “kamu dari mana?”sultan hanya mengagguk2 dengan wajah pucat kedinginan,akhirnya kami membiarkan sultan istirahat didalam tenda. Sementara kami pun semua diluar tenda berjaga dan bertanya2 apa yang terjadi pda sultan, namun karena kami rasa hanya kedinginan, kami anggap tak terjdi tiba tiba dengan sultan,..
.
.
Belm hilang rasa khawatir kami, tiba tiba saja Sultan muncul dari arah pepohonan…
.
.

banner 336x280
Baca juga:  Cerita Horor Desa Terpencil : Gending Alas Mayit

“Sultan” muncul dari balik pepohonan.. Kami smua terkejut dan terdiam. sultan dengan tenangnya berkata”masih ada kopinya bro?”. Tapi kami semua terdiam.. tidak mungkin ada 2 sultan.. sultan harusnya ada di dalam tenda..
.
“kalian kenapa seh? “sultan bingung.
.
Sejak kemunculanya, saya tau klo ini adalah sultan yang asli, tapi yang buat saya terdiam adalah kemunculan sosok hitam tinggi besar yang berada di dbelakang sultan, sosok itu hanya berdiri berlatarkan hutan tapi tidak mendekat sampai ke arah kami, tak hanya kami, anjing kami pun benar2 diam.
.
Berangsur2 sosok itu memudar.. setelah sosok hitam trsebut agak menjauh barulah anjing2 ribut tak terkecuali anjing didekat tenda. Walaupun melihatnya, saya tidak katakan ke yang lain soal sosok hitam tersebut.
.
Salah satu warga tmn sultan berkata lirih, “kamu dari mana tan?..”sultan menjawab “kan tdi sudah bilang buang air kecil,baru juga 5 menit keluar, nglindur km bro?”
.
Kami smakin kaget dan merasa takut.. terutama pertanyaan besar diotak kami adalah..yang sekarang istirahat di dalam tenda siapa??bukanya sudah bbrapa jam ketika sultan keluar tenda???
.
sultan pun bingung bertanya tanya karena ia merasa hanya keluar sebentar.. perlahan kami jelaskan dan sultan duduk diantara kami.. dan sultanpun terkejut dengan apa yang kami paparkan..
.
Tidak mau diikuti rasa penasaran, Akhirnya kami berlima orang beranikan diri untuk memasuki tenda, saya buka penutup tenda.. dan seketika keluar bau wangi yang menyengat, hanya 2 orang dri kmi yang mncium bau tersebut,bon dan saya.. dan didalam, saya seorang diri yang melihat sosok wanita berbaju putih membelakangi kami sambil menyisir rambutnya yang panjang,hitam lurus..
.
Sya beranikan masuk tenda dan yang lain diluar.. Saya berkata dengan sopan”maaf jika kami kurang sopan”blm sempat selesai saya menyapa,sosok tersebut menoleh pelan yang membuat saya terkejut setengah mati!!
Ketika dia menoleh ke arah saya,sosok itu berbalik badan dengan gaya yang lemah lembut bagaikan putri kerajaan dahulu..
.
posisi saya tak terlalu jauh dari sosok tersebut, sesekali memperhatikan pergerakan nya,namun tak berani menatap mukanya. Perlahan dia mendekat,
.

semakin mendekat wangi yang tdi menyengat berangsur jdi wangi yang nyaman.

.

Perlahan sosok wanita berambut indah ini makin mendekat.. diiringi dengan semakin semerbaknya wangi yang tdi menyengat, namun kini berubah.. menjadi wangi yang membuat nyaman…
.
Suasana dingin kala itu berubah manjadi hangat seolah olah ada seseorang memeluk dari arah depan.. hangat dan tenang.
Saya yang sedari tadi memalingkan wajah dengan menunduk perlahan mencoba beranikan diri untuk menatap langsung wajah sosok tersebut.. tentunya sambil memegang pistol 9mm dipaha kiri saya. Siap sedia jika apa yang saya dapati nantinya harus saya hadapi..
.
Baru saja hendak mengangkat kepala, dengan suara yang lirih sosok tersebut bicara dengan nada pelan dan lembut.. “… Nama saya shinta….” DEG! Entah kenapa hanya dengan mendengar suara lirihnya, seketika saya langsung tanpa pikir lagi menatap ke arahnya.
.
Dan saat mata kami saling bertemu, seketika badan saya kaku, saya tak sanggup melepaskan pandangan…
Sosok yang mengaku bernama Shinta itu tersenyum sambil menutup mulutnya tangan kanannya yang kecil dan jari jarinya yang lentik.
.
“Saya tahu apa yang kalian cari…” kata shinta berkata sambil tersenyum kecil, masih dengan suaranya yang lembut.
.
Saat itu, bukan takut yang saya rasakan, justru saya terpesona dengan kecantikan Shinta. Ini pertama kalinya saya bertemu makluk halus dengan paras cantik bagai bidadari. Saya tertegun dan tak sepatah kata pun saya ucapkan, seolah2 dia tau maksud saya..
.
Sambil berdiri dengan kaki melayang 1 jengkal tangan dari tanah, shinta berkata”JIKA KALIAN INGIN MENEMUKAN APA YANG KALIAN CARI, SAYA BISA TUNJUKAN JALANNYA… SAYA AKAN KEMBALI LAGI… TETAPI JANGAN BAWA TERLALU BANYAK MANUSIA… ITU MENGGANGGU KAMI DAN BANYAK DARI KAMI TIDAK MENYUKAI ROMBONGAN KALIAN….”
.
saya pun berdiri dan disaat yang sama shinta terbang keluar tenda sambil berkata “jaga ucapan dan tingkah laku kalian.. bukan kami saja yang mendiami daerah ini…” Katanya sambil berlalu terbang.. shinta kemudian menghilang diiringi lolongan anjing.. shinta hilang di tengah hutan yang gelap.
.
.
Dan ketika shinta hilang, saya langsung melihat ke sekililing.. dan saat itu, saya sadar.. ada ratusan dari berbagai jenis makhluk halus tengah mengitari perkemahan kami…
.
.

Baca juga:  Pertemuan dengan Shinta sosok Kuntilanak Sumatera Barat PART 2

Malam itu setelah Shinta pergi, saya keluar tenda dan mendapati teman teman saya masih diluar. Total kami disana sekitar 20 orang dengan anjing pemburu. Saya tidak menceritakan apapun tentang Shinta kepada yang lain, namun mereka terlihat cukup kaku dan diam dikarenakan kemunculan 2 Sultan tadi.. .
Waktu menunjukan pukul 1 dini hari.. suasana disekeliling tenda sangat sunyi, suara gesekan daun yang tertiup angin mendominasi lingkungan tempat kami berkemah.. tak dengar suara2 hewan malam kecuali anjing pemburu kami yang sesekali terlihat gelisah melolong dan berontak seakan hendak melarikan diri.
.
.
Sampai ketika saya menyadari disekeliling kami, para penunggu hutan ini menampakkan dirinya.. entahlah apa hanya saya saja yang melihatnya, atau semuanya merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi.. ini dimulai dengan suasana mencekam yang tiba tiba muncul dan disusul aroma anyir darah dan bau busuk yang entah datangnya darimana… tanpa komando,, kami bergegas masuk tenda. Kini kami berkumpul 1 tenda untuk 20 orang, sementara bau busuk dan anyir darah tercium masih sangat menusuk di hidung.. kami saling menatap satu sama lain tanpa ada bicara apapun. Suasana hening… Kini anjing anjing yang kami bawa hanya mengeluarkan suara “kaing kaing” yang menunjukkan ketakutan.. lalu tiba tiba..
Angin kencang menerpa tenda kami! Tenda kami tidak mampu menahan angin tersebut dan serasa mau terbang! Kami semua mencoba menahan alas tenda agar tenda kami tidak terbawa angin. Tapi tidak hanya itu, tenda kami berulang kali delempar batu2 kerikil dan pasir dari berbagai arah.., tidak, jika kalian pikir ini adalah suara daun yang gugur maka kalian salah, batu2 kecil itu memang “dilemparkan”.. karena asalnya dari berbagai arah, dan beberapa batu tersebut merobek atap tenda kami hingga berlubang. .
.
Kami tidak tahu apa yang terjadi diluar sana. Kami hanya bisa bertahan bersama. Saling menguatkan satu sama lain, sembari mempertahankan tenda agar tidak koyak. Sebagian dari kami mengucapkan ayat2 kursi dan doa2 lainya, berharap kepada keselamatan nyawa kami di hutan ini…

.

Tenda ini memiliki “pintu” yang dipintu tersebut ada “jendela” berupa plastik transparan, dari dalam kami bisa melihat sedikit apa yang terjadi diluar sana. Dan melalui jendela itu kami meilihat sosok mata merah menyala dengan suara geraman yang berat muncul dari balik kelamnya rerimbunan pohon… Dan tidak cuma itu saja, suasana diluar terasa sangat ramai dan gaduh! Kalian bisa membayangkan di tengah hutan pada pagi dini hari tapi yang kalian dengar adalah suara anak anak kecil yang tertawa dan wanita menjerit jerit dengan keras dari kejauhan? Iya. Itulah yang kami dengar selama kami bertahan ber20 di dalam tenda. Tidak ada lagi kesunyian hutan. Kami seakan2 dikelilingi sesuatu yang tidak bisa kami lihat, tapi suaranya sangat jelas didengar oleh semuanya. Tidak ada yang dapat kami lakukan kecuali menunggu mereka pergi dan suasana kembali tenang. Banyak dari kami yang hanya bisa memejamkan mata sambil berdoa sambil mencoba mengabaikan suara tawa dan tangis yang asalnya entah darimana..
.
.
Sudah beberapa lama kami bertahan.. namun suara dan lemparan2 kerikil terus berlangsung. Dengan rasa khwatir dan sejujurnya takut,saya beranikan diri untuk berkomunikasi..
.
“mohon maafkan kami jika kami mengganggu,kami tak mencari masalah, kami hanya ingin mencari bebrapa orang warga yang hilang disekitar sini..”
.
Awalnya suasana hening, namun dari satu arah terdengar suara geraman… salah satu sosok menjawab dengan suara yang serak dan berat.. “KEHADIRAN KALIAN DISINI SUDAH MENGGANGGU KAMI!! DAN SALAH SATU DARI KALIAN BERANI MENGOTORI DAN MENGENCINGI ANAK KAMI!!! JIKA BUKAN KARENA PUTRI HUTAN YANG MENJAGA MANUSIA TADI,SUDAH KAMI BAWA DIA KE ALAM KAMI SEBAGAI BUDAK!!” Ujar suara itu.
.
Salah satu dari kami pasti sudah berbuat kesalahan..
.
.
saya beranikan diri untuk keluar tenda. Ketika melangkah keluar, saya “disambut” oleh mahkluk makhluk yang sudah mengitari tenda kami.. jumlahnya banyak dengan rupa yang berbeda2.. dari sosok tinggi hitam legam dengan taring yang besar dan mata merah menyala, sosok wanita yang hancur mukanya,makhluk berkafan setinggi 2m dan banyak makluk2 yang tak pernah saya lihat sbelumnya,ada terbang, bergelayutan, bahkan meliuk2 seakan menari..
.

Baca juga:  Cerita Horor KKN Desa Penari, Inilah Cerita Lengkapnya. POV Nur

.

Saya merasa dikepung! Seluruh kepala makhluk itu tertuju kearah saya.. keberanian saya mendadak hilang. Saya takut. Namun badan saya tidak bisa bergerak..
.
Dengan lirih saya berkata,”sekali lgi mohon maafkan kelancangan kami,kami hanya manusia yang tidak tau apa apa….”
.
blm selesai saya bicara,sosok makluk berkepala mirip sapi mendorong keras saya kebelakang hingga saya terguling, namun sosok hitam yang sebelumnya bicara segera menghalangi ketika sosok berkepala sapi ingin menhampiri saya dan menyerang saya kembali..
.
“KAMI BERIKAN KESEMPATAN UNTUK KALIAN,SEGERA TINGGALKAN TEMPAT KAMI,DAN UNTUK KAMU YANG BERJANJI BERTEMU PUTRI HUTAN, SAYA TIDAK AKAN IKUT CAMPUR.”sosok hitam itu berbicara dan pergi di ikuti makluk yang lain. Mereka hilang bagai bayang2 yang menipis, lalu transparan..
.
saat itu saya sempat berfikir, kenapa mereka tak merobohkan saja tenda kami?? Kenapa serangan mereka tidak sampai fisik?… atau apangkin karena Shinta sempat singgah waktu itu?bukan karena tiba tiba saya berpikiran seperti ini, karena hanya tenda kami yang utuh, sedangkan tenda satunya sudah rubuh diterpa angin dan dihujani kerikil2..
.
.
Siapa yang membuat mereka geram kepada kami?? Niat kami disini baik! Tapi.. apa mungkin waktuu itu Sultan buang air mengenai salah satu dari mereka??dan waktu perginya sultan yang begitu lama tetapi dirasakan sultan hanya sebentar karna ulah Shinta? Dan kenapa mereka menahan serangannya itu terjdi dan Shinta melindungi rombongan kami??..
.
.
semalaman suntuk beberapa dri kami tidak tidur hingga waktuu subuh,..ketika matahari mulai terbit kami membereskan semuanya untuk kembali.. sesampainya di post tim SAR,kami istirahat hingga siang,dan saya kembali untuk memasuki hutan,dan kali ini kami hanya ber3.. sesuai permintaan Shinta..
.
Sebut saja yang ikut saat itu ada, bon, dayat serta saya,..semua perlengkapan sudah kami siapkan,dan kami bersiap berangkat.. Tentu hal2 tak terduga sering terjadi,tapi bagi kami b3 yang sudah terbiasa akan hal itu tak jdi masalah.
.
.
Kini tujuan saya memasuki hutan ini lagi menjadi 2.. inilah saatnya untuk memaksimalkan pencarian dan harapan bertemu kembali dengan Shinta…

 

NEXT                           

banner 468x60
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »